PENCAHARIAN DAN EVAKUSAI PESWAT ATR 42-500
Dipublikasikan pada 28 Apr 2026
Tepat pada hari Sabtu 17- Januari 2026 pukul 13:17 WITA Korps Sukarela Palang Merah Indonsia Universiatas Muslim Indonesia ( KSR PMI UMI ) mendapatkan informasi langsung melalui media Whatsapp oleh pihak BASARNAS Kota Makassar terkait dengan hilang kontaknya sebuah pesawat yang bernama ATR 42-500 di sekitaran gunung Bulu Saraung yang berada di Kab. Pangkep Sulawesi Selatan.
Dengan Menjalankan tugas dan penuh jiwa kemanusiaan, Pengurus Harian KSR PMI UMI yaitu Departement Tanggap segera mempersiapkan anggota untuk ke terjunkan langsung ke lapangan, dengan kesediaan anggota yang awalnya hanya berjumlah 3 orang tanpa berfikir panjang Departement Tanggap Langsung meminta persutujuan kepada Ketua Umum KSR PMI UMI.
Afriza Pratama Arap Selaku Ketua Umum KSR PMI UMI menanggapi Departement Tanggap bahwa anggota yang sudah siap silahkan langsung terjunkan ke lapangan secepat mungkin dan Ketua Umum KSR PMI UMI langsung merintahkan Sekertaris Umum KSR PMI UMI yang bernama Muh.Asrul untuk menyiapkan kelengkapan Administrasi anggota yang siap di mandatkan.
Sabtu 17 - Januari 2026 Tepat Pada Pukul 15:43 WITA anggota KSR PMI UMI saling berkoordinasi dengan RIVAL Lapanganya Yaitu MAPALA UMI untuk di berangkatkan bersamaan karena kami yakin dengan Tali Silatuhrami yang cukup erat segala bentuk kegiatan di lapangan dengan adanya kerja sama menyelesaikan tugas akan di hadapi dengan mudah serta kami selalu yakin dan percaya diri Perolongan dan Evaksuasi merupakan kelibahan dan menjadi ilmu pembelanjaran kami sebagai kader kader yang penuh jiwa kemanusiaan.
Sabtu 17 -januari 2026 Tepat pada pukul 16:05 WITA Anggota KSR PMI UMI yang berjumlah 3 orang atas nama Alif Syahputra, Andi Muhaimin Futrowji dan Muh Rifki AL, Hikmad. Ketua Umum KSR PMI UMI melakukan pelepasan di tandai dengan berdoa bersama setalah itu di berangkatkan mereka menuju lokasi bencana yaitu Bulu saraung Kab. Pangkep.
Pada Tanggal 20 -Januari 2026 berjalannya operasi pengevakuasian korban Pesawat ATR 42-500 yang hilang dan jatuh di Kab. Pangkep dan telah berlangsung selama 3 hari, Afriza Pratama Arap selaku Ketua Umum Memustuskan untuk menambahan Anggota KSR PMI UMI untuk di mandatkan dan terjun ke lokasi untuk bala bantuan tenaga Evakuasi sebanyak 2 orang yang bernama Muhammad Rezha Ramadhan dan Lukman Wahid yang di berangkatkan pada pukul 13:12 WITA.
Dengan hasil kerja keras Team dan seluruh RELAWAN yang terlibat, kami melihat bencana ini bukanlah sebuah panggilan yang biasa saja tetapi bencana ini merupakan sebuah panggilan yang wajib untuk di tangani. Dengan semangat RELAWAN yang terus begejolak, cuaca yang buruk bukanlah sebuah pengahalang, rasa capek bukanlah sebuah keluhan melainkan semua itu adalah sebuah tanda jiwa jiwa kemanusaiaan masih berapi api di dalam diri RELAWAN.
Dengan penuh rasa bangga Afriza Pratama Arap selaku Ketua Umum KSR PMI UMI mengucapkan terima kasih kepada Anggota yang telah di tugaskan dan kepada seluruh RELAWAN yang terlibat di lapangan karena bertahan hingga tugas di selesaikan serta Ketua Umum KSR PMI UMI mengucapkan Terima Kasih banyak kepada pihak BASARNAS karena telah mempercayakan KSR PMI UMI untuk terlibat dalam menanmgani benacan yaitu Pesawat Hilang yaitu ATR 42-500.
Pada tanggal 24-januari 2026 Tepatnya seluruh relawan di pulangkan dan anggota KSR PMI UMI di perintahkan langsung pula oleh ketua umum KSR PMI UMI untuk pulang ke skeretariat setelah tiba Ketua Umum kSR PMI UMI Menayatakan Tugas ini telah TUNTAS......


